Skip to content
Get In Touch!!
Chat WhatsApp

Dari selembar kain menjadi warisan budaya

Ketika waktu, tangan, dan ide bertemu

Cerita yang Berakar dari Tradisi

Griya Godong berdiri pada tahun 2019, berawal dari perjalanan personal Imelda Larasati dalam menemukan cara untuk bertahan di tengah masa yang penuh ketidakpastian.

Kedekatannya dengan batik tumbuh sejak kecil, saat ia melihat dan menemani sang nenek, seorang pengusaha batik yang tidak hanya berkarya, tetapi juga membagikan ilmunya kepada sekitar.

Dari sanalah, batik berkembang dari sekadar hobi menjadi sesuatu yang lebih bermakna. Melalui Griya Godong, ia mengangkat budaya lokal Kalimantan Timur, dengan keyakinan bahwa batik bukan hanya kain, melainkan wadah untuk bercerita

Tentang Waktu, Proses, dan Cerita

profil

Perancangan Motif

Terinspirasi dari makna dan budaya lokal

profil

Teknik Batik

Menggunakan metode batik tulis dan cap

profil

Pewarnaan Bertahap

Dilakukan melalui teknik celup dan colet, menghadirkan warna yang lebih hidup dan berkarakter

ref 2

Penyempurnaan Akhir

Diselesaikan dengan perhatian pada setiap detail

Bertumbuh dengan Kesadaran

ref 3

Pengolahan Ulang Malam

Sisa malam (lilin batik) diproses kembali untuk mengurangi limbah – menggunakan gambar daur ulang limbah di google drive foto pendukung

ref 3

Pemanfaatan Sisa Kain

Kain yang tidak terpakai diolah menjadi produk lain seperti vest, pouch, dan aksesoris – menggunakan gambar vest

ref 4

Bertumbuh Bersama

Bekerja bersama ibu rumah tangga untuk menjaga keterampilan dan membuka peluang ekonomi